Olahraga Teratur, Kulit Wajah Lebih
Sehat
Banyak
manfaat kesehatan yang dapat kita peroleh dengan berolahraga. Tetapi tahukah
Anda, bahwa dengan berolahraga, juga dapat membuat Anda khususnya para wanita
terlihat lebih cantik. Menurut dokter yang juga konsultan kecantikan dr. Fia
Fia Lee, dengan berolahraga aliran darah secara umum akan meningkat ke seluruh
jaringan tubuh. Manfaatnya untuk wajah dan kulit, peningkatan aliran darah
tersebut akan membuat jaringan dan sel-sel kulit menjadi lebih sehat.
"Dengan olahraga, jaringan-jaringan yang mati cepat digantikan dengan yang
baru. Oleh karena itu, kulit dan wajah kita terlihat lebih cantik, sehat dan
cerah," ujarnya di sela-sela acara AIBI American Series Treadmill Launch
di Jakarta, Minggu, (31/7/2011), di Jakarta. Fia memaparkan, olahraga yang baik
adalah jika mampu meningkatkan detak jantung hingga 40-60 persen dari kondisi
normal. Olahraga juga akan memberikan manfaat jika dilakukan secara teratur
minimal 3 (tiga) kali dalam seminggu selama 30 menit. Bagi mereka yang sibuk
dengan pekerjaan, Fia mengatakan, tidak ada alasan untuk tidak meluangkan waktu
untuk berolahraga. Hal tersebut dapat disiasati dengan melakukannya ketika
akhir pekan bersama keluarga. "Karena kalau tidak luangkan waktu untuk
olahraga, enggak akan olahraga," tegasnya. Untuk mendapatkan kulit wajah
yang sehat dan cerah, memang tidak cukup hanya dengan berolahraga saja.
Menurut
Fia, perlu adanya faktor pendukung lain seperti banyak mengkonsumsi sayur dan
buah yang mengandung vitamin C, minum air putih, dan cukup tidur (6-8 jam
sehari). Fia mengatakan, saat ini kebanyakan pilihan makanan yang ada di
masyarakat telah beralih ke hidangan cepat saji (fast food). Padahal,
makanan-makanan seperti itu seharusnya dihindari karena selain tidak baik untuk
kesehatan, dapat mempercepat penuaan dini. Salah satu jenis menu fast food yang
sebaiknya dihindari adalah makanan yang dalam pengolahannya dengan cara
digoreng. Minyak yang digunakan untuk menggoreng biasanya akan dipakai terus
berulang-ulang dan mengandung lemak jenuh. Sehingga, apabila makanan tersebut
masuk ke dalam tubuh akan berdampak buruk untuk kesehatan. "Dia itu
radikal bebas dan bisa memicu kanker. Dan untuk menetralkan radikal bebas perlu
antioksidan. Kalau misalnya antioksidan dipakai untuk makanan yang tidak baik,
akhirnya penggantian sel-sel terhambat. Ini yang membuat penuaan dini,"
tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar