Ternyata, Olahraga Miliki
Dampak Buruk Terhadap Kecantikan Kulit
Olahraga,
kegiatan yang satu ini biasanya kamu lakukan untuk menjaga kesehatan dan
kebugaran tubuh. Melakukan olahraga seperti jogging, renang, dan
senam secara rutin terbukti bisa mengurangi risiko serangan jantung hingga 20
persen.
Hmm...
Tunggu dulu. Manfaat positif olahraga bagi kesehatan tubuh memang sudah tak
perlu diragukan lagi. Namun, pernahkah kamu terpikirkan mengenai dampak
olahraga terhadap kulit wajah dan tubuh kamu?
Ternyata,
sederet aktivitas olahraga seperti jogging dan maraton yang menyehatkan
bisa membawa dampak kurang baik bagi kulit. Banyak orang, khususnya kaum
perempuan, masih belum menyadari akan dampak negatif yang dihasilkan olahraga
terhadap kesehatan dan kecantikan kulit. Apa saja? 1. 1. Elastisitas Kulit
Jika kamu berpikir bahwa kerutan yang terdapat pada kulit wajah itu murni
muncul karena faktor penuaan, hal itu tidak 100 persen benar. Faktanya, hal ini
juga dipengaruhi oleh kegiatan olahraga yang sering kamu lakukan, seperti
jogging dan berlari.
Hal ini
dikarenakan efek gravitasi dan guncangan yang dirasakan saat berlari
mempengaruhi elastisitas kulit. "Kardio dan berlari bisa menyebabkan
kerusakan oksigen atau radikal bebas, yang bisa merusak kandungan kolagen
dan elastisitas yang ada pada kulit," tutur Dr. Annet King dari Dermalogica,
seperti dilansir Shape.
Tapi, jangan
cemas dulu, ya. Penelitian yang dilakukan oleh Free Radical Biology and
Medicine mengatakan bahwa hanya olahraga yang dilakukan dengan intensitas berat
sajalah yang memiliki dampak buruk seperti yang disebutkan di atas. Olahraga
dengan intensitas ringan yang dilakukan tiga hingga lima kali dalam seminggu
justru memiliki efek peremajaan kulit.
Efek buruk
tak akan terjadi jika olahraga dilakukan dengan durasi kurang dari 90 menit,
dan tidak memacu kinerja jantung secara berlebihan. Jadi jika kamu ingin sukses
membakar timbunan lemak sekaligus ingin tampak awet muda, lakukan kardio dengan
durasi singkat, namun tetap menghasilkan keringat.
2. Payudara
Kendur "High-impact
exercise seperti berlari dan lompat tali, bisa membuat payudara
menjadi kendur dengan meregangkan ligamen pada payudara," ungkap Sabrena
Merrill, juru bicara dan pelatih pribadi Kedutaan Amerika.
Hal inilah
yang menjadi alasan betapa pentingnya mengenakan sports bra untuk
meredam guncangan yang terjadi pada tubuh, khususnya payudara saat berolahraga.
Tak ada salahnya miliki beberapa bra khusus olahraga yang mampu menopang serta
menjaga payudara agar tidak kendur.
3. Jerawat Setelah melakulan aktivitas
olahraga yang menghasilkan banyak keringat, kamu sebaiknya langsung
membersihkan diri. Bisa dengan mengelap keringat terlebih dahulu menggunakan
handuk, ataupun mandi. Hal ini dikarenakan kondisi kulit yang lembab saat
berkeringat bisa menghasilkan bakteri propionibacterium acnes penyebab
timbulnya jerawat pada kulit.
Solusi
lainnya, kenakanlah pakaian yang longgar dan menyerap keringat saat
berolahraga. Hindari pakaian ketat yang terbuat dari bahan yang menyulitkan
kulit untuk bernapas. Pakaian yang terlalu sering bergesekan dengan kulit akan
memicu produksi minyak berlebih yang bercampur dengan sel kulit mati. Tentunya
kamu tidak mau pori-pori kulit menjadi tersumbat dan menimbulkan jerawat,
bukan?
Dan bagi
kamu kaum perempuan yang sering berolahraga sambil mengenakan makeup,
segera hentikan kebiasaan buruk yang satu ini. Karena makeup yang kamu kenakan
bisa menyumbat pori-pori kulit wajah (yang lagi-lagi) bisa menimbulkan jerawat.
4. Ruam
Kulit Wajah
memerah setelah berolahraga merupakan hal yang biasa terjadi. Hal ini
dikarenakan aliran darah semuanya berfokus pada wajah. Namun pada sebagian
orang, kondisi ini bisa berlangsung lebih lama, dan bahkan menyebabkan
terjadinya ruam merah yang terasa gatal pada kulit wajah.
Untuk
menghindari terjadinya hal ini, sebaiknya kamu membiasakan diri untuk membasuh
atau mencuci wajah dengan air dingin di pagi hari. Tindakan ini diketahui
sangat baik untuk memperlancar sirkulasi darah dan menstimulasi produksi
kolagen pada kulit.
5. Terbakar
Matahari
Kulit
terbakar matahari biasanya paling jamak kamu rasakan setelah mengikuti lomba
maraton di siang hari, bersepeda, atau berenang di pantai. Sinar matahari
memang menyenangkan, namun dibalik itu semua, sinar matahari memiliki dampak
buruk yang merusak kulit.
Selain
membuat kulit kamu terbakar dan terkelupas, sinar matahari menyebabkan
terjadinya penuaan dini, yaitu munculnya flek hitam, kerutan, dan garis halus
pada wajah. Namun sayangnya banyak perempuan yang masih menyepelekan dampak
negatif sinar matahari dan malas menggunakan tabir surya. Padahal, ini
merupakan senjata utama dalam melawan efek negatif tersebut.
Sebaiknya
gunakan tabir surya dengan kandungan SPF yang tinggi untuk melindungi kulit.
Melakukan scrub pada kulit secara rutin juga bisa jadi solusi tepat
untuk membersihkan sel kulit mati yang menumpuk pada wajah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar